Cara Meningkatkan Populasi Kuman Menguntungkan Di Air Minum

Posted on
Teknik Meningkatkan Populasi Bakteri Menguntungkan Di Air Minum – Para ilmuwan sudah menemukan cara untuk memanipulasi populasi sebagian besar mikroba menguntungkan di air minum yang nantinya berpotensi mempersembahkan laba bagi konsumen. Teknik ini tentunya berlawanan dengan anggapan yang selama ini sudah umum di masyarakat, yaitu air minum yang mengandung jutaan sampai ratusan juta kuman per galonnya harus dimurnikan atau disterilkan terlebih doloe.
Studi ini diterbitkan di jurnal Environmental Science & Technology .
Lutgarde Raskin dan rekan penelitinya, Ameet Pinto dan Chuanwu Xi, mengambarkan bahwa reaktor pengolahan  air di perkotaan biasanya mencoba untuk meminimalkan pertumbuhan mikroba memakai filter besar yang juga sanggup menghilangkan partikel kecil dan zat-zat yang sanggup berfungsi sebagai nutrisi untuk pertumbuhan bakteri. Fasilitas ini juga menambahkan disinfektan klorin atau lainnya untuk membunuh kuman dan mencegah mereka untuk sanggup berkembang biak di pipa distribusi air. Namun demikian, cara ini mustahil untuk sanggup menghilangkan kuman secara total memakai teknologi yang ada ketika ini, sehingga penting untuk memilih bagaimana cara untuk memfilter air dan tahapan pengolahan air lainnya yang nantinya sanggup menghipnotis jenis dan jumlah kuman yang diinginkan untuk tetap ada di dalam air minum.
Teknik Meningkatkan Populasi Bakteri Menguntungkan Di Air Minum Teknik Meningkatkan Populasi Bakteri Menguntungkan Di Air Minum
Air minum. Para ilmuwan sudah menemukan cara untuk memanipulasi populasi sebagian besar mikroba menguntungkan di air minum yang nantinya berpotensi mempersembahkan laba bagi konsumen. (Credit: © Elenathewise / Fotolia)
Untuk mengetahui cara tersebut, para peneliti melaksanakan penelitian di reaktor pengolahan air di Ann Arbor, Mich.
Studi tersebut mempersembahkan temuan ihwal cara untuk mengubah populasi kuman yang terkandung pada air minum. Para ilmuwan menemukan bahwa beberapa jenis kuman melekat pada filter dan membentuk biofilm dari gumpalan kecil yang sanggup pecah sehingga membuat kuman tersebut sanggup terkandung pada pasokan air minum. PH air adalah faktor besar lengan berkuasa dalam memilih keberhasilan kuman untuk masuk ke air minum. Tindakan sederhana menyerupai memvariasikan pH air atau mengubah prosedur kerja filter air, sanggup memmenolong pekerja pengolahan air untuk menggeser keseimbangan populasi bakteri, dimana nantinya kuman yang bermanfaa bagi insan akan bisa berkembang dengan baik dan kuman merugikan tidak akan mungkin sanggup berkembang biak.
Penelitian ini dibiayai oleh National Science Foundation dan University of Michigan.
Referensi Jurnal :
Ameet J. Pinto, Chuanwu Xi, Lutgarde Raskin. Bacterial Community Structure in the Drinking Water Microbiome Is Governed by Filtration Processes. Environmental Science & Technology, 2012; : 120730130312004 DOI: 10.1021/es302042t
Artikel ini adalah terjemahan dari bahan yang disediakan oleh American Chemical Society via Science Daily (8 November 2012). Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.