TUNJANGAN SERTIFIKASI

Tunjangan Sertifikasi Guru Tidak Jelas

Rabu , 16 Oktober 2013. Berita jpnn.com

Pembayaran tuntidakboleh sertifikasi guru di banyak sekali kawasan bermasalah dan tidak jelas. Hal ini dikeluhkan para ‘Oemar Bakrie’ di Manado. Salah seorang guru yang enggan namanya dikorankan terang-terangan mengaku merasa dibohongi terkait penyaluran TSG.

“Kata pihak Dinas Pendidikan, tiruana akan eksklusif sanggup mendapatkan tuntidakboleh sertifikasi guru asalkan berkasnya sudah dilengkapi. Namun kenyataannya, meski tiruana berkas sudah lengkap, tuntidakboleh belum kami terima hingga ketika ini. Kami menerka ada yang tidak beres dalam penyaluran ini. Masa di kabupaten/kota lain triwulan tiga sudah dibayarkan sedangkan kami, triwulan dua pun belum kami terima,” kata seorang guru kepada JPNN.com
Bukannya spesialuntuk persoalan sering terlambat, dalam pembayaran tuntidakboleh sertifikasi guru juga mengalami pemotongan dengan banyak sekali alasan yang tidak jelas. Misalnya, seharusnya pada pembayaran tuntidakboleh sertifikasi guru pada tahun 2012 triwulan empat yang harusnya dibayar untuk tiga bulan, spesialuntuk mendapatkan pembayaran untuk satu bulan. Ada pula mengalami pemotongan jatah dari nominal yang seharusnya diterima.

Dana untuk pembayaran tuntidakboleh sertifikasi guru bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditransfer ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui prosedur dana transfer daerah. Tuntidakboleh ini didiberikan kepada guru yang sudah mempunyai akta pendidik memenuhi persyaratan yang sudah diputuskan. Tuntidakboleh sertifikasi guru bagi guru PNS sebesar 1 (satu) kali penghasilan pokok sedangkan untuk guru non PNS sebesar 1,5 juta.
Sumber : jpnn.com

Tags
Show More

Related Articles

Close