bioteknologikelas 3materisma

Penjelasan Wacana Bioteknologi Konvensional Dan Modern

Secara umum, bioteknologi sanggup dibagi menjadi dua kelompok, ialah bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. Pada bioteknologi konvensional, penerapan teknik-teknik biologi, biokimia, dan rekayasa genetika masih sangat terbatas. Organisme yang dipakai masih bersifat alamiah. Bahkan, sanggup dikatakan bahwa pada teknologi konvensional belum ada rekayasa genetik. Jika pun ada, rekayasa yang dilakukan belum terarah dan belum sepenuhnya sanggup dikendalikan.
Contohnya, pencarian hibrida flora melalui radiasi. Teknik mutasi ini menghasilkan mutan-mutan dengan sifat yang berbeda-beda sehingga hasil mutasi tidak sanggup sepenuhnya dikendalikan atau diramalkan. Pada bioteknologi modern, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, penerapan teknik-teknik biologi, biokimia, dan rekayasa genetika telah bisa menghasilkan produk secara lebih terarah. Contohnya, melalui teknik rekombinasi gen kini para ilmuwan telah sanggup menyisipkan gen penghasil hormon insulin insan ke dalam DNA basil sehingga basil tersebut sanggup menghasilkan hormon insulin. Dari tumpuan tersebut, telihat bahwa hasil yang akan dicapai telah sanggup diramalkan sebelumnya.

Kelebihan dan Kekurangan Penerapan Bioteknologi Konvensional dan Modern.

Bioteknologi Konvensional

a. Kelebihan
  • Relatif mudah
  • Teknologi relatif sederhana
  • Pengaruh jangka panjang umumnya sudah diketahui sebab sistemnya sudah mapan.
b. Kekurangan
  • Perbaikan sifat genetis tidak terarah
  • Tidak sanggup mengatasi duduk perkara ketidaksesuaian (inkompatibilitas) genetik
  • Hasil tidak sanggup diperkirakan sebelumnya
  • Memerlukan waktu relatif usang untuk menghasilkan alur baru
  • Seringkali tidak sanggup mengatasi hambatan alam dalam sistem budidaya tanaman, contohnya duduk perkara hama.
Bioteknologi Modern

a. kelebihan
  • Perbaikan sifat genetis dilakukan secara terarah
  • Dapat mengatasi hambatan ketidaksesuaian genetik
  • Hasil sanggup diperhitungkan
  • Dapat menghasilkan jasad gres dengan sifat gres yang tidak ada pada jasad alami
  • Dapat memperpendek jangka waktu pengembangan galur jasad flora baru
  • Dapat meningkatkan kualitas dan mengatasi hambatan alam dalam sistem budidaya tanaman.
b. kekurangan
  • Relatif mahal
  • Memerlukan kecanggihan teknologi
  • Pengaruh jangka panjang belum diketahui.
Meskipun bioteknologi konvensional telah berkembang lebih dahulu, tidak berarti bioteknologi konvensional sudah tidak digunakan. Hingga kini, bioteknologi konvensional tersebut masih tetap dipakai sesuai kelebihan yang dimilikinya. Adapun bioteknologi modern sampai kini masih terus berkembang.
Tags
Show More

Related Articles

Close