kelas 1materirangkumansma

Rangkuman Lengkap Pelajaran Biologi Sma Kelas 10

1. Mengenal Biologi

  1. Kegiatan penyelidikan ilmiah sanggup dilakukan kapan dan di mana saja. Tahapan dalam penelitian ilmiah, yaitu merumuskan masalah, memilih hipotesis, mengaji hipotesis, menarik kesimpulan, dan menguji kembali kesimpulan.
  2. Terdapat beberapa hal penting dalam laporan penelitian, yaitu pendahuluan, kajian teori, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran.
  3. Sikap ilmiah yang perlu dikembangkan seorang peneliti antara lain sanggup membedakan opini dan fakta, berpikir kritis, berani dan santun, ingin tahu, tekun, dan peduli lingkungan.
  4. Biologi merupakan suatu ilmu ihwal makhluk hidup. Biologi mempunyai cabang ilmu lainnya untuk menunjang pemahamannya.
  5. Cakupan Biologi mencakup tingkat molekul hingga dengan tingkat bioma.
  6. Biologi telah banyak menunjukkan manfaat bagi kehidupan manusia, contohnya dalam bidang kesehatan dan pertanian

2. Virus dan Kingdom Monera

  1. Virus mempunyai struktur badan sederhana yang terdiri dari DNA atau RNA. Oleh karenanya virus diklasifikasikan menjadi ribovirus dan deoksiribovirus.
  2. Virus mempunyai beberapa cara reproduksi, yaitu melalui daur litik dan daur lisogenik.
  3. Virus sanggup dikelompokkan menurut tipe asam nukleat yang dimiliki menjadi deoksiribovirus yang mengandung DNA dan ribovirus yang mengandung RNA.
  4. Kingdom Monera terdiri atas Eubacteria (bakteri) dan Archaebacteria.
  5. Monera merupakan makhluk hidup prokariot satu sel.
  6. Eubacteria merupakan kelompok makhluk hidup satu sel prokariot yang mempunyai peptidoglikan pada dinding selnya. Cyanobacteria termasuk dalam Eubacteria.
  7. Archaebacteria merupakan basil yang lebih primitif. Archaebacteria ialah makhluk hidup satu sel prokariot yang tidak mempunyai peptidoglikan pada dinding selnya. Archaebacteria sanggup dibedakan atas Metanogenetik, Halofilik, dan Termofilik. Sesuai dengan namanya, basil Metanogenik menghasilkan gas metana; basil Halofilik menyukai lingkungan dengan kadar garam tinggi; basil Termofilik menyukai lingkungan dengan suhu tinggi.

3. Kingdom Protista dan Kingdom Fungi

  1. Protista merupakan salah satu kingdom yang mempunyai kelompok menyerupai dengan makhluk lainnya. Di antaranya ialah Protista menyerupai jamur, Protista menyerupai tumbuhan, dan Protista menyerupai hewan.
  2. Anggota dari Protista menyerupai jamur terdiri atas Myxomycota, Acrasiomycota, dan Oomycota.
  3. Protosta menyerupai tumbuhan terdiri atas Euglenophyta, Chrysophyta, Phyrrophyta, Bacillariophyta, Phaeophyta, Rhodophyta, dan Chlorophyta. Walaupun Protista menyerupai tumbuhan bersifat autotrof, banyak anggotanya merupakan organisme satu sel mikroskopis. Organisme makroskopisnya merupakan organisme multiseluler menyerupai tumbuhan, disebut talus.
  4. Protista menyerupai binatang umumnya organisme satu sel mikroskopis yang bersifat heterotrof. Protista ini sanggup bergerak aktif dan diklasifikasikan menurut alat geraknya, antara lain menjadi Zoomastigophora, Rhizopoda, Actinopoda, Apicomplexa, Ciliophora, dan Foraminifera.
  5. Fungi (jamur) merupakan makhluk hidup satu sel dan banyak sel yang bersifat heterotrof. Jamur mendapat masakan dengan mengeluarkan enzim untuk mengurai masakan menjadi zat-zat sederhana sehingga sanggup diserap jamur. Berdasarkan septa dan cara reproduksinya, kingdom Fungi dibedakan menjadi Zygomycota, Ascomycota, dan Basidiomycota.

4. Keanekaragaman Hayati

  1. Keanekaragaman pada makhluk hidup terdiri atas keanekaragaman gen, spesies, dan ekosistem. Keanekaragaman tersebut menyebabkan terjadinya keanekaragaman hayati yang terdiri atas binatang dan tumbuhan.
  2. Keanekaragaman fauna Indonesia terbagi menjadi hewan-hewan di Indonesia bab barat, peralihan, dan bab timur. Di wilayah Indonesia bab barat, keanekaragaman faunanya menyerupai dengan fauna di Benua Asia. Adapun di bab timur menyerupai dengan hewan-hewan di Benua Australia. Fauna di wilayah peralihan mempunyai ciri tersendiri dan berbeda dengan kedua wilayah lainnya.
  3. Manusia mempunyai peranan dalam menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati dimanfaatkan insan untuk kebutuhan sandang, pangan, papan, dan obat-obatan.

5. Kingdom Plantae

  1. Kingdom Plantae merupakan salah satu makhluk hidup yang cukup bermacam-macam jenisnya. Secara garis besar, kingdom Plantae sanggup dibedakan atas tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh.
  2. Anggota dari tumbuhan yang tidak berpembuluh merupakan lumut yang sanggup dibedakan atas Hepatophyta, Bryophyta, dan Anthocerophyta. Lumut belum mempunyai daun, akar, dan batang sejati.
  3. Anggota dari tumbuhan berpembuluh sanggup dibedakan menjadi tumbuhan tidak berbiji (paku- pakuan) dan tumbuhan berbiji. Paku sanggup dibedakan menjadi Psilophyta, Lycophyta, Sphenophyta, dan Pterophyta.
  4. Tumbuhan berbiji sanggup dibedakan atas tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup. Tumbuhan berbiji terbuka terdiri atas empat divisi, yaitu Pinophyta, Ginkgophyta, Cycadophyta, dan Gnetophyta.
  5. Tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) dikelompokkan ke dalam satu divisi, yakni divisi Anthophyta. Divisi ini dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas dikotil dan kelas monokotil. Contoh tumbuhan monokotil ialah bunga lili, palem, dan jagung. Adapun pola tumbuhan dikotil ialah apel, dan mawar.

6. Kingdom Animalia

  1. Kingdom Animalia mempunyai dua kelompok besar yaitu invertebrata dan vertebrata. Perbedaan tersebut didasarkan ada tidaknya tulang belakang pada binatang tersebut.
  2. Porifera yang merupakan salah satu filum dari kingdom Animalia mempunyai ciri yang khas, yaitu seluruh tubuhnya berpori. Hal ini pula yang menyebabkan filum ini disebut binatang Porifera.
  3. Filum Cnidaria beranggotakan binatang dengan daur hidup dalam bentuk polip dan mendusa, menyerupai koral dan ubur-ubur, Hydra dan anemon termasuk dalam filum ini.
  4. Platyhelminthes berupa cacing pipih. Anggota filum ini antara lain planaria, cacing hati, dan cacing pita.
  5. Nematoda merupakan cacing silindris tidak bersegmen. Contoh anggotanya antara lain cacing gelang, cacing tambang, dan cacing filaria.
  6. Annelida berongga badan sejati dan bersegmen. Contoh Annelida ialah cacing tanah dan lintah.
  7. Hewan yang bertubuh lunak dikelompokkan dalam Filum Mollusca. Anggota filum ini antara lain bekicot, kerang hijau, dan cumi-cumi.
  8. Filum Echinodermata mempunyai simetri badan radial, kaki tabung, dan mempunyai endoskeleton.
  9. Arthropoda mempunyai eksoskeleton, badan serta kakinya bersegmen. Serangga, udang, dan kepiting termasuk anggota filum ini.
  10. Filum Chordata sanggup dibedakan menjadi Chordata tanpa tulang belakang dan Chordata dengan tulang belakang (vertebrata). Vertebrata sanggup dibedakan menjadi beberapa kelas, yaitu Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia.
  11. Manfaat Animalia antara lain sebagai sumber masakan dan alat transportasi bagi manusia.

7. Ekosistem

  1. Ekosistem mempunyai dua komponen yang sangat penting, yaitu komponen abiotik dan komponen biotik. Kedua komponen tersebut di dalam ekosistem saling berinteraksi dan saling memengaruhi satu sama lain.
  2. Ekosistem sanggup dibedakan menjadi dua tipe. Dua tipe tersebut, yakni ekosistem darat dan ekosistem perairan. Kedua ekosistem tersebut mempunyai ciri-ciri masing-masing. Ciri-ciri tersebut menunjukkan abjad yang khas pada setiap tipe ekosistemnya.
  3. Individu membentuk populasi. Kumpulan populasi dari spesies yang berbeda dan menempati suatu kawasan tertentu disebut komunitas. Komunitas sebagai komponen biotik, bersama komponen abiotik membentuk suatu sistem, yakni ekosistem.
  4. Predasi berupa interaksi pemangsa dan mangsa. Kompetisi terjadi pada dua individu dengan kepentingan yang sama. Komensalisme hanya menguntungkan satu pihak saja. Mutualisme menguntungkan kedua belah pihak.
  5. Ekosistem darat dibedakan menurut vegetasi mayoritas menjadi bioma tundra, bioma taiga, bioma savana, bioma hutan hujan tropis, dan bioma hutan gugur. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air laut.
  6. Suksesi ekologi merupakan pembentukan komunitas menuju satu arah dan terjadi secara teratur.
  7. Pada jaring masakan terjadi rantai masakan rantai makanan.
  8. Daur biogeokimia dibedakan atas bahan atau mineral anorganik yang terlibat menjadi daur air, daur karbon, daur nitrogen, dan daur fosfor.
  9. Aktivitas insan memengaruhi lingkungan. Pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah merusak lingkungan.
  10. Aktivitas insan sering menghasilkan sisa buangan yang disebut limbah. Daur ulang merupakan salah satu cara menanggulangi limbah yang cukup efektif.

Demikianlah rangkuman Biologi Sekolah Menengan Atas kelas 10 ini saya sampaikan, biar bermanfaat …
Tags
Show More

Related Articles

Close